Picture
Kapanlagi.com - Bencana alam yang melanda beberapa wilayah di Indonesia belakangan ini, menggerakkan hati para artis, musisi ibukota dan sejumlah pihak untuk menggalang dana dalam sebuah konser spektakuler bertajuk 1000 Bands United. Acara bertema 'Bersatu Atasi Bencana' tersebut direncanakan akan berlangsung selama 3 hari 3 malam, yakni dari tanggal 17-19 Desember 2010 di Buperta Pramuka, Cibubur, Jakarta. Hadir dalam preskon yang digelar di Grand Ballroom Hotel Hyatt Jakarta, Kamis (4/11) sore, beberapa tokoh dan public figure, seperti Agum Gumelar, Remy Soetansyah, Bimbim Slank, Maia Estianty, Judy Natasatria Ahitianto (Group Head Gaming & Content Indosat), Darwis Triadi, HB. Naveen (Falcon Cares), dan Hari Santoso (Deteksi Production).

Agum selaku Advisor Falcon Cares sekaligus Steering Committee, menyebut bahwa acara tersebut bakal menjadi very very big event, karena menghadirkan 1000 grup band, di antaranya Slank, Boomerang, Iwan Fals, Blackout, Gigi, d Masiv, Vierra, Geisha, Ungu, Pas Band, Rhoma Irama, Ridho Rhoma dan Sonet 2 Band, Kangen Band, Maia Estianty, Pasto, Cokelat, Samsons, Kotak, Wali, God Bless, Kerispatih, The Changcuters, dan masih banyak lagi.

Tiket dijual dengan harga Rp50 ribu per hari dan semua hasil penjualan akan disumbangkan bagi korban bencana alam di Mentawai, Merapi dan Wasior. Event ini terselenggara berkat kerjasama Indosat, Deteksi Production, Falcon Cares, serta banyak lagi musisi dan fotografer sekelas Darwis Triadi.

"Di Amerika saja, event musik besar Woodstock menghadirkan 700 band sekaligus penyanyi. Nah, ini 1.000 band, ini adalah even besar, dan ini adalah wujud kepedulian kita bagi para korban bencana," kata Agum Gumelar saat press-conference sore ini.

Sementara, Darwis Triadi mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan sumbangsih berupa dokumentasi dari event tersebut. "Saya lihat belum ada buku dokumentasi konser musik. Justru ini untuk tujuan berikutnya, dengan mendokumentasikannya. Ini saatnya musisi kita tampil di dunia," tandasnya.



Leave a Reply.